Jumat, 09 Desember 2016

Creative

0


Creative

Dalam berbagai kegiatan pasti kita membutuhkan yang namanya divisi creative yang fugsi dan tugasnya adalah memberi warna dalam acara tersebut. Tak lepas juga SIGMA Radio dengan berbagai divisinya yang terselip divisi kreatif yang fungsi dan tugasnya adalah memberi warna agar sigma dalam pengemasan kegiatan dan acaranya menarik, divisi creative di sigma terbagi atas 3 sub tugas, yaitu backsound,jingle dan design. Untuk kegiatan nya sendiri yaitu menyesuaikan jika memang diperlukan jingle baru maka tim harus segera bergerak dan atensi waktu adalah 1 minggu, sama halnya dengan backsound , Karena backsounda dan jingle itu satu paket. Jadi dalam pengerjaan nya sub tugas ini jadi satu. Untuk design sendiri dia harus selalu tampil inovatif dan memberi kesan menarik dari setiap karya yang dibuat, selain itu tim design sangat vital perannanya dalam berbagai kegiatan. Creative juga bertugas mengkonsep suatu acara atau lebih tepatnya konseptor yang membantu divisi acara jika suatu acara itu dijalankan.
Sebetulnya pengertian Jingle Iklan adalah :
Pengulangan dari brand name dan slogan (tagline). Tujuan pembuatan suatu jingle biasanya untuk kepentingan yang long-lasting (tidak seperti radio spot, gimmick atau lagu iklan yang biasanya maksimum digunakan untuk satu tahun saja atau di dalam waktu-waktu tertentu). Jingle biasanya digunakan dan akan efektif untuk berbagai keperluan, namun yang utama adalah sebagai Signature Tune dari semua materi komunikasi brand tesebut (kecuali di print ad tentunya). Jingle biasanya diperlukan ketika stage of lifecycle dari produk tsb. masih sangat muda.  Contoh: pada saat launch. Sehingga, diperlukan peningkatan awareness secara cepat terhadap nama brand, dan juga slogannya (ingat, slogan is a positioning of the product). Tugas sang copy writer disini adalah membuat tagline yang catchy dan script lalu berkolaborasi dengan pembuat audio. Sehingga tagline dan musik  bisa "kawin" dengan sempurna. Jangan lupa nama brand sangat penting untuk "Terpampang Nyata".
Oleh karena itu, dalam pembuatan jingle harus dipentingkan pada poin ‘memorability’ dari melodi, dan bukan enak atau tidak-nya sebuah jingle didengar. Boleh-boleh saja jingle tsb. ‘enak’ didengar namun apabila audience sulit untuk menangkap nama brand, sulit untuk mengingat nama brand, maka bisa dikatakan bahwa jingle tsb. gagal. Pakem ini sepertinya disetujui oleh banyak pihak termasuk client. Jika suatu saat anda yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang periklanan dan ketika presentasi script jingle, client sampai ‘menghitung’ berapa kali merk-nya disebut. Berarti, client anda betul-betul ngerti apa artinya jingle.
Sedangkan singing tune (advertising song) pada dasarnya diciptakan untuk menambah daya tarik pada brand tsb.  Ada kiat yang menarik tentang advertising song ini… if you can’t sell anything, just sing it!  Jadi, advertising song sangat direkomendasikan bagi produk-produk yang so-so, yang biasa-biasa aja, yang ngga punya USP, yang juga disebut sebagai ‘parity products’. Advertising song juga bisa menjadi ‘pelarian’ bagi copywriter yang tak mampu membuat ide besar dalam strategi kreatif brand yang akan diiklankan.
Jingle adalah pengulangan brand name dan slogan (tagline) dengan ritme tertentu. Sedangkan Singing Tune (Advert.Song) adalah penggunaan lagu dalam sebuah iklan yang hanya diaransemen ulang musiknya saja. Atau bisa juga disebut, iklan yang dinyanyikan dengan melodi tertentu. Berdasarkan penjelasan singkat diatas, sudah terlihat kan perbedaan antara Jingle Iklan dan Singing Tune (Advert. Song). 
Kalau dirumusin kira-kira begini :
JINGLE adalah : brand name, brand name, brand name, slogan, slogan, slogan, brand name, slogan, brand name, slogan….lalalala…brand name, slogan, brand name slogan… dst.
ADVERTISING SONG adalah: product benefit, product benefit, product benefit, product benefit, product benefit, …dst lalu diakhiri dengan brand name slogan.
Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk creative ini, diantaranya movie maker, adop acusion, kansa, coreldraw dan etc lah sangat banyak tergantung dari skill yang kita punya ya gengs, design biasanya tergantug dari acara yang akan dijalankan atau lebih tepatnya permintaan dari orang yang miminta design. Untuk jingle sendiri juga tidak ada intervensi mau diapakan, yang penting jingle itu menarik dan enak lah untuk didengar. Creative itu tidak hanya tentang konseptor acara ini dan itu, tetapi lebih cenderung kemana acara itu akan dibawa atau di poles sedmikian rupa sehingga acara lebih Inovatif dan enak untuk dikonsumsi public.


0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net